Selasa, 24 Maret 2009

mata

hati ternayata menyerah kalah hanya pada mata
mata...
jendela dua dunia tanpa batas 
menampilkan imagi2 yang tak terbayangkan
hanya ingin melihat  hal yg ingin dilihat
kadang telinga tak sanggup mendengar kalimat si bibir
hanya mata yang menangkap gerakan bibir
karena mencari pembenaran atas nama hati...

tak peduli aku bisa apa
tak peduli apa yang terpapar di depan mata
kau lahap dengan rakus tanpa ada yang terlupa 
tersimpan tanpa cela di kepalaku

tapi malam ini mataku tertutup 
hingga pagi 
tapi aku bisa melihat nya
tanpa wajah

apa aku melupakan nya
apa aku menipu nya
apa aku terlupa nya

tanpa sebab dan alasan

mataku melahap semua yang terpapar
tidak perduli itu salah dan benar

hati takluk tanpa bisa apa2
hanya bisa menyimpan
mengulang dan
menyaring

mata....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar