Kamis, 01 Januari 2009

ke-sombong-an dan ke-naif-an

ini curhat ato apalah......
terserah tapi kalo ku tahan2 macam mo meletus di perutku

aku yakin kalau aku bisa menjaga dan mengatur hatiku
agar tidak mengagumi seseorang itu secara berlebihan

tapi aku terlalu sombong dan terlalu naif

sekarang malah dalammmmmmmmmmmmmm.........

terlalu sombong
terlalu naif

makan dan telan benda asing
yang takkan kau dekati itu

ingin menjajal kemampuan 
cobaan yang sepertinya biasa
tanpa ada maksud apapun
hingga dia terdiam

ini aku sesungguhnya
mengingatkan pada seseorang tanpa ampun
mengoyak lapisan pertahanan pertama sang diktator 
penguasa jantung yg memiliki rasa disebut hati

"hai" hanya tiga huruf 
yg membuat diktator itu tidak lagi berkuasa
melainkan hati yang tak terjelaskan bentuknya
apa seperti hati lembu atau seperti hati ayam atau seperti tanda cinta atau seperti hati nyamuk

kudeta hati tanpa ampun, sisa, kasihan
nikmati dan resapi
berkoar di mulut aku begini aku begitu
kita semua sama 

penguasa baru tidak seperti tangan
tanpa bentuk yang mampu menguasai 
kekuasaan diktator sebelumnya 
bahkan lebih
gudang makanan di perutmu tak enak
seakan penuh dan tidak ingin di masuki lagi

takluk oleh hati dan dikuasai oleh hati

...............basi.......................
pemenangnya hati............